BKN Akan Mengkaji Ulang Sistem E PUPNS Untuk Mengetahui Kesalahan Yang Sebenarnya


C A H A Y A . C O M | Badan Kepagawaian Nasional (BKN) terus melakukanpendataan ulang pegawai negeri sipil secara elektronikatai ( E PUPNS ). Harapan dari terserianya data valdi dalam E PUPNS adalah agar seluruh PNS masuk dalam database kepegawaian. Namun dalam perjalanannya BKN telah menolak sebanyak 1.500 PNS yang sudah melakukan pendataan ulang dalam laman resmi BKN.
Apakah pendaftaran tersebut merupakan PNS gadungan? Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Harya Wibisana ogah berspekulasi lebih jauh mengenai PNS yang ditolak Ijazahnya. Namun bisa saja sistem yang dimilikinya tidak valid terhadap pendataan Ulang PNS yang dilakukan secara Online.
Bima saat dikonfirmasi mengatakan bahwa ia membenarkan tentang penemuan ijazah yang ditilah tersebut. Ia mengatakan ditolak admin karena namanya memang tidak ada.
Namun ia menjelaskan penolakan ijazah tersebut ia memperkirakan karena ada orang lain yang meregistrasi ketika aplikasi masuk ke tempat yang lain. Dengan adanya penolakan Ijazah di server E PUPNS ini, ia berjanji akan mengevaluasi. Ia menduga ada kesalahan teknis dari programnya dan membuat Sistem menbolah sebanyak 1.500 PNS.
Proses pemitakhiran data yang dilakukan BKN ini memang akan terus dilakuakn penyempurnaan. Dari penolakan ini maka evaluasi menjadi keharusan untuk dilakukan. Apalagi data PNS yang melakukan Registrasi yang didak valid mencapai ribuan. Hal inilah yang perlu diketahui sumber masalahnya.,
Ia berharap mudah – mudahan itu merupakan kesalahan teknis. Dan belum tentu juga hal tersebut merupakan kesalahan dari PNS.
Saat ini ia mengaku bahwa sudah ada 92 persen PNS yang melakukan Registrasi ulang secara elektronik atau E PUPNS. Seperti sebelumnya ditargetkan, tanggal 31 Desember BKN harus sudah memiliki Data Valid dari PNS seluruh Indonesia.
Jadwal pendataan ini di Jawa akan tetap dilaksanakan hingga 31 Desember 2015. Namun untuk daerah Maluku Papua ia mengaku masih akan mengkaji ulang jadwal selanjutnya. Dia menambahkan maksud dari pemutakhiran data seluruh Sistem online sendiri agar data PNS lebih valid karena akan tertuang transparansi dari Data ini. Cara ini juga dapat meminimalisir kecurangan.

"Hanyalah Operator Biasa yang ingin berbagi kepada teman-teman Guru dan Operator diseluruh Indonesia."

Silahkan tinggalkan jejak sobat untuk berkomentar terkait artikel di atas, biasakan membaca terlebih dahulu sebelum bertanya.
Bagi rekan-rekan Operator Sekolah yang bisa menjawab silakan untuk bisa membantu
EmoticonEmoticon