UKG Mulai Diberlakukan bagi Tutor PAUD



C A H A Y A . C O M |   Kebijakan adanya Uji Kompetensi Guru (UKG), pada tahun ini sudah mulai diberlakukan bagi tutor lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Tahun sebelumnya, kebijakan ini hanya diperuntukkan bagi guru jenjang SD, SMP dan SMA/sederajat.
Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Banyumas, Khasanatul Mufidah,mengatakan dalam pelaksanaan UKG tahap pertama, ada sebanyak 255 tutor yang didaftarkan sebagai peserta.
Namun dari jumlah itu ada sebanyak 165 tutor PAUD yang gagal untuk meneruskan ke tahap selanjutnya. Artinya dari jumlah itu hanya sebanyak 90 orang tutor PAUD yang dinyatakan lolos dan berhak untuk ikut tahapan berikutnya.
Dia mengungkapkan, dalam pelaksanaan uji kompetensi tersebut, tim penyeleksi langsung dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah.
”Meski UKG pada tahun ini baru yang kali pertama dilakukan, namun seleksinya cukup ketat. Ada beberapa tahapan seleksi yang harus diikuti peserta,” jelasnya.
Khasanatul menyebut, kegagalan 165 tutor PAUD dari Banyumas ini terjadi karena peserta tidak memenuhi syarat, seperti harus mengantongi ijazah S-1, memiliki Nomor Unit Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) dan persyaratan lainnya.
Menurut dia, dari sebanyak 90 tutor yang dinyatakan lulus tahap pertama, dimungkinkan masih bisa berkurang lagi jumlahnya.
Mereka yang gagal atau belum terdaftar untuk mengikuti UKG tahun ini, rencananya akan didaftarkan untuk mengikuti UKG tahun selanjutnya.
Dia menjelaskan, tempat pelaksana UKG tersebut akan dilakukan di beberapa kabupaten. Sementara kepastian jadwalnya belum ada karena saat ini masih pada tahapan seleksi peserta.
Pihaknya menyambut gembira dengan kebijakan pemerintah yang menyelenggarakan UKG bagi tutor PAUD mulai tahun ini. Adanya UKG, menandakan bahwa keberadaan tutor PAUD sudah mulai diperhatikan.

"Hanyalah Operator Biasa yang ingin berbagi kepada teman-teman Guru dan Operator diseluruh Indonesia."

Silahkan tinggalkan jejak sobat untuk berkomentar terkait artikel di atas, biasakan membaca terlebih dahulu sebelum bertanya.
Bagi rekan-rekan Operator Sekolah yang bisa menjawab silakan untuk bisa membantu
EmoticonEmoticon