Inilah Alasan Tunjungan Sertifikasi Sering Terlambat Cair

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sumarna Suraparanata membantah adanya keterlambatan pembayaran tunjangan profesi. "Kita sudah serahkan pada pemerintah daerah setempat untuk guru PNS, sedangkan pusat untuk guru non-PNS. Urusan teknis misal keterlambatan, bisa ditanyakan langsung pada pemerintah daerah setempat,"

Menurut Pranata, SKPT selalu terbit tiap tiga bulan menjelang pembayaran TPG antara tanggal 9-16. SKPT Januari hingga Maret terbit pada April, April hingga Juni terbit pada Juli, Juli hingga September terbit pada Oktober, dan triwulan terakhir pada Desember. "Mekanisme tersebut berjalan tepat waktu sesuai pembayaran TPG,"

Mengapa Tunjangan Sertifikasi sering terjadi keterlambatan cair? tidak sesuai dengan jadwal yang telah diterbitkan, inilah alasan kenapa Tunjangan sertifikasi sering terlambat cair di kutip dari tribunnews.com.


"Rupanya Dinas Pendidikan melalui Sekretaris Dinas Pendidikan, menjawab keluhan yang para guru terkait sertifikasi.
Sekretaris Dinas Pendidikan mengatakan adanya keterlambatan pembayaran sertifikasi guru, itu karena SK bayar setiap guru, terbit tidak bersamaan sehingga itu membuat kegaduhan bagi guru -guru lainnya yang belum mendapatkannya.
Ia menjelaskan, .
"Nah yang terjadi miss itu, ketika Kementrian minta data yang berulang. Padahal kami sudah beri," katanya.
Sekadar diketahui, guru yang berhak mendapatkan sertifikasi, dia yang telah di SK-kan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
Baca Juga :
Nah itulah alasan kenapa Tunjangan Sertifikasi Guru melalui transfer Daerah sering terlambat cair, semoga informasi ini bisa bermanfaat, salam edukasi.

"Hanyalah Operator Biasa yang ingin berbagi kepada teman-teman Guru dan Operator diseluruh Indonesia."

Silahkan tinggalkan jejak sobat untuk berkomentar terkait artikel di atas, biasakan membaca terlebih dahulu sebelum bertanya.
Bagi rekan-rekan Operator Sekolah yang bisa menjawab silakan untuk bisa membantu
EmoticonEmoticon