Ingin Naik Pangkat, Guru Harus Buat Karya Ilmiah


Para guru di seluruh Indonesia diimbau untuk dapat membuat suatu karya tulis atau karya ilmiah.  Ketua Dewan Pembina Asosiasi Guru Penulis Indonesia (Agupena) Fasli Jalal mengatakan, karya tulis dihasilkan oleh para guru bisa menjadi suatu nilai tambah dan nilai tawar untuk kenaikan status guru.

“Dengan adanya karya ilmiah dari penelitian yang dilakukan oleh guru maka akan menjadi nilai plus bagi guru itu pada proses kenaikan status guru tersebut,” ungkap Fasli di Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).

Download Panduan Penelitian Tindakan Kelas tahun 2016
Mantan Wamendiknas ini menjelaskan, sebagian besar jumlah guru yang ada di saat ini hanya mampu sampai pada pangkat golongan III D dan IV A. Padahal, lanjut Fasli, jika guru-guru itu mau dan berani menulis karya ilmiah, maka bisa mencapai pangkat golongan lebih tinggi lagi.

“Menulis karya ilmiah itu tidak perlu yang sulit-sulit. Guru bisa membuat karya ilmiah hanya dari berdasarkan hasil pengamatan perkembangan para siswanya di kelas. Kalau itu dilakukan lebih serius pasti bisa,” jelasnya.

Lebih jauh Fasli menambahkan, saat ini ada sebanyak 3,5 juta guru di Indonesia yang kewenangannya berada di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dan juga Kementerian Agama (Kemenag). “Tetapi, walaupun ada dua kementerian yang berwenang terhadap guru ini, standar kompetensinya tetap sama dan sejajar,”  (sumber : jpnn.com)

"Hanyalah Operator Biasa yang ingin berbagi kepada teman-teman Guru dan Operator diseluruh Indonesia."

Silahkan tinggalkan jejak sobat untuk berkomentar terkait artikel di atas, biasakan membaca terlebih dahulu sebelum bertanya.
Bagi rekan-rekan Operator Sekolah yang bisa menjawab silakan untuk bisa membantu
EmoticonEmoticon